Karya Maharani Kau bagaikan bulan di malam hari Bersinar terang seperti berlian Paras elokmu bagaikan bidadari Selalu memetik bunga di taman Kau bersenandung hingga aku terlelap Membelai rambutku disepanjang tidurku Terbang dengan kedua sayap Menyejukkan mata hatiku Kau adalah wanita terkuat Segala musibah kau hadapi dengan kesabaran Adalah penyembuh dan obat Selalu membuatkan kami makanan Tak pernah luput dari ingatan Tiada arti aku tanpamu Semua yang kau berikan Lebih besar dari terimakasihku Kaulah Ibuku, malaikatku, bidadariku. Alai Pauh, 15 Januari 2017
Judul : Chemistry Cinta di Wakatobi Pengarang : Dedi Oedji Penerbit : PT Elex Media Komputindo Tebal : 336 halaman Reproduksi ulang/re-kreasi karya sastra Nama tokoh : Dimas (Bagas) Lila (Anisa) Fitria (Wa dambe) Chemistry Cinta di Wakatobi Suatu wilayah yang terkenal dengan keindahan laut ini menjadi saksi cinta yang tulus dari seorang lelaki. Dimas adalah mahasiswa yang jatuh bangun mengerjakan skripsinya hingga tak kunjung selesai. Kesibukannya dalam sebuah organisasi membuat ia melalaikan tugas pokoknya tersebut. Akan tetapi demi menunaikan janji kepada alm. ayahnya ia harus menyelesaikan skripsinya itu. Sebelum ayahnya wafat, beliau pernah mengatakan ingin melihat sang anak mengenakan pakaian toga. Tapi sayang, nafas sang ayah terputus lebih dulu. Sampai pada pertemuannya dengan Lila yang seorang aktivis gender tak lain teman laman...
Bernafas bukan dengan oksigen menyakitkan Menghirup udara yang tak diinginkan menyedihkan Sesak hingga terasa mati rasa dalam ketidakberdayaan Udara yang bertebaran partikelnya mematikan Ingin mati rasanya dalam kebisuan Air mata ialah satu-satunya cara membinasakan Degup jantung tertusuk sembilu tajam Ditelan kegetiran tak berkesudahan Letih menanggung kegelisahan atas kebodohan Hidup dalam ketidakpercayaan Tiada bisa menerima kenyataan Berupaya merubah suratan Gagal dalam kebodohan berkepanjangan Bermetamorfosis dari kepompong jadi kupu Terbang bebas hinggap didedaunan Menghisap segar harum madu bunga Menyebarkan putik cinta di angkasa Bebas tanpa rasa bersalah Tunas baru bermunculan Musim berganti Kupu musim semi berterbangan Menebarkan keindahan Luput dari genggaman
Komentar
Posting Komentar